14 June 2011

iTs about Virus

virus cartoon.jpg
Sumber gambar : http://virusproofcomputers.com.au/

Sebelum menjadi pengguna Mac OS seperti sekarang ini, latarbelakang saya sebagai pengguna komputer berawal dari mesin yang bernama PC dengan mengunakan OS Windows. Berwara-wiri selama sekian tahun dengan komputer jenis ini, bahkan sampai terlibat sebagai salah satu pengedar komputer secara retail di daerah aceh.
Selama beraktifitas dengan mesin yg menggunakan OS Windows, permasalahan terbesar bagi saya adalah makluk digital yg dapat merusak data bahkan pada tingkat ekstrim dapat menghancurkan OS mesin tersebut. Gerombolan ini lebih dikenal dengan sebutan Virus.
"Grrr virus..."
"Oops... data saya kena virus padahal belum sempat dibackup...."
"Pak ini laptop saya tolong diinstall ulang, semalam dibantai ama virus...."
dll.


Inilah permasalahan disekitar virus, mewabah dan menginfeksi semua pengguna komputer yg berbasiskan OS windows.

So apa itu Virus..?
Virus adalah Script yg ditanamkan dalam sebuah komputer, dengan memanfaatkan celah yg terbuka (blackhole) pada sebuah operating system komputer. Kata-kata Virus digunakan karena memang diciptakan agar dapat merusak sistem tanpa terdeteksi dan menginfeksi file-file lain secara cepat.

Sasaran utama nya adalah Windows OS, yg berbasiskan kernel DOS yang menggunakan file : IO.SYS pada root directory. Virus menggunakan celah ini (interrupt 13) dengan cara mencegat fungsi baca/tulis tersebut sebagai metode penyebaran virus.
Yang sangat Fatal adalah Windows memiliki Master Boot Record yg sangat lemah dan System Permision yang asal jadi, sehingga sangat membantu proses penyebaran virus pada sebuah komputer yg berbasiskan Windows.
Faktor inilah yang membuat saya beralih dari Windows ke Mac OS pada saat itu.

Why Mac..?
Sejak beralih kepada Mac OS pada tahun 2006 yg lalu hingga tahun 2011, hidup saya benar-benar terasa nyaman. Menjadi lebih fokus pada pekerjaan, lebih produktif dan daya kreatifitas saya meningkat. Tidak ada lagi istilah virus yg menakutkan, install ulang berkala dan kehilangan data.

Pernah dulu ketika baru beralih ke Mac OS, saya mencoba menginstall anti virus, karena pada waktu itu saya masih terbawa dengan pola lama ketika bekerja dilingkungan Windows, yang selalu beranggapan bahwa kehidupan di dunia komputer merupakan konspirasi para pembuat Software dengan pembuat virus. Buh...

Namun setelah beberapa hari, Laptop Mac saya mengalami crash dan beroperasi dibawah performa standar. Akhirnya selidik punya selidik, Anti virus adalah tersangka utamanya, dan sejak saat itu saya mendapat wasiat dari beberapa MacGeek, bahwa menginstall anti virus pada Mac OS adalah seperti anda membawa pencuri kedalam rumah anda sendiri.

Kembali pada masalah diatas, apakah Mac OS adalah sytem terbaik didunia sehingga memang benar-benar aman dari ancaman virus..?
Jawaban saya adalah Mac OS bukanlah OS terbaik didunia, namun sangat aman dari ancaman virus. Prediket aman dari ancaman virus, bukan berarti virus tidak dapat dibuat diatas Mac OS, melainkan untuk membuat Virus pada Mac OS (yg memiliki kesamaan dengan OS Linux), sama seperti para hacker yg mencoba membobol securiti pada Bank-bank. Bisa namun sangat sulit.

Pada diskusi di sebuah website internasional yaitu Engadget.com, saya mendapat satu jawaban yang sangat memuaskan :
“Believe me, it is not for a lack of trying. If you understood the smallest amount of the differences between a UNIX kernel and system permission model vs that of Windows, you would immediately recognize that it is VERY hard to get a virus into a UNIX or Linux system, without having to rely on the user to do it for you.

You can;t just arbitrarily run a piece of code, it has to be in the right memory space, and have the right permissions to start with. Since few if any user facing apps have root permission at run-time, even if a buffer under-run did find a weakness in OS X, it still can;t install code or touch critical system files. Code that is installed can't simply launch at start-up, it has to have properly named files in the right places, and integration with config files, and list itself appropriately, and if it does follow those rules, then it gets sandbox and can't touch other secure code.

the only worm found in all of OS X history was embedded in pirated copies of iLife and iWork circulated in torrent sites. There has never been a single "virus" (as in self propagating) There have been numerous proofs of concept to get past ONE or another layer of security, but even with those, no one has ever come up with a way to link those together to get a virus into a system that won't require a user to enter a keychain password.

The PWN 2 own contents used processes to get a user to a web site, and allowed tat web site to "control" the computer, and he could in fact controll it, but he never acquired root permission escalation, nor access to the keychain, and could not access anything in the Apple FileVault. He could only do what the user could, and the user could have seen him doing it... through this hack, he still could not install software.

See, the real issue here is, Linux security is dirt simple. Either you have permission or you do not. There are very few files that manage that security, and they're essentially impossible to compromise on a running system. it's like this: there's a million ways to get around a city and steal stuff, but very few ways into a house. The simpler the target, the harder it is to avoid the pitfalls protecting it.

people talk about the lack or randomized memory space in OS X, but in reality, it really doesn't need it. There's very little going on outside of user permissions that can be compromized by an attack using places in memory known things reside that can be attacked without already having root permission, and that's off by default and darned hard to turn on (actually, its easy, but you have to KNOW to do it, and know where, its not obvious).”


So, mengapa saya terus mendengar, "Tidak ada komputer yg aman dari virus, karena semua adalah buatan manusia".

Apa point dari pernyataan seperti ini..? Apakah kita ingin menakut-nakuti  diri kita sendiri, kepada hal-hal yg seharus nya tidak perlu...?

Bagi saya, selama menggunakan Mac OS, tidak ada satu File saya yg terinfeksi virus. Jadi kenapa harus berfikir, Virus...? saya tidak mau pikiran terganggu dan terusik pada hal-hal yg tidak perlu, pada ketakutan-ketakutann ketika dulu menggunakan OS lain, padahal kita hanya mendengar isu (baik yg terjadi maupun tidak) dan sama sekali belum pernah mengalami pada diri kita sendiri.

"Berjaga-jaga" kata sebagain orang. Oops... ini sama dengan menciptakan Chaos dalam pikiran sendiri.
Kita hanya disuruh menggunakan,  karena semua permasalahan crash, bug dan security adalah tugas Apple Inc. yg memperbaikinya dan  mereka telah menjaminnya.

Ingat Moto pengguna Mac OS (Apple Inc.), yaitu :
"Think Different"
"Just Work"
"Only Do"...

Maka katakanlah bahwa Mac OS aman dari serangan virus. Selesai.

3 comments:

  1. mac kami kemaren kena virus lah bang...

    ReplyDelete
  2. Kena Virus gimana? bisa dijelaskan..?

    ReplyDelete
  3. Saya tebak, itu bukan virus. Tapi aplikasi anti virus seperti MacDefender dll, yg mengacaukan perhatian kita. Tinggal buang aja, masalah selesai. Tp itu jelas merupakan kesalahan user yg menginstall aplikasi tersebut, kan sudah sy jelaskan diatas. Aplikasi tersebut tdk bs terinstall secara otomatis, kecuali kita menginstall sendiri atau memberikan permission kpd aplikasi tsb.

    ReplyDelete