Saya berpikir hampir semua orang di endonesa memiliki kesenangan yg sama yaitu berspekulasi pada aspek-aspek yg beraroma politik (Sebuah keahlian yg menjadi idaman di negara ketiga). Bahkan seorang sarjana perikanan pun akan terlibat penuh pada kancah ini...Oops.
"Kemajuan sebuah negara, daerah bahkan sebuah desa itu tidak mutlak ditentukan oleh Cuap-cuap yg menghasilkan kebijakan yg tidak menentu bahkan tidak mampu di implementasikan."Realita terlihat ketika sebuah rapat memutuskan bahwa "sebuah jembatan harus dibangun kokoh dan lurus, namun pada kenyataan nya ambruk pada waktu tender baru akan di buka....what the...??
Fuf forget it, saya tidak ingin membuang waktu utk membahas sesesuatu yg berulang-ulang, berputar-putar disebuah tempat dan akhirnya mengatakan "hey..ini seharus nya seperti ini" bah...
Apple Inc. adalah sebuah perusahaan yg sekarang ini merupakan salah satu pemain terbesar dan paling inovatif pada bidang Informasi dan Teknologi. Kisah mereka di bangun layak nya sebuah tren di negara barat sana, membangun sebuah usaha dari "GARASI"...
Steve Jobs dan Steve Wozniak merupakan dedengkot Apple pada waktu itu. Sentuhan-sentuhan Steve jobs membuat Produk Apple menjadi begitu elegan dan simple.
Yang membedakan Apple Inc. dari perusahaan lain di dunia, adalah ketika mereka harus jatuh bangun dalam menggapai kesuksesan seperti saat sekarang ini. Dimulai saat terdepak nya Steve jobs dari perusahaan yg didirikan nya sendiri, produk gagal dan sebagainya, sehingga membuat Michael Dell (Dell Inc.) berujar "Umur Perusahaan Apple Computer tinggal menghitung hari", ditambah dengan microsoft yg mewabah bagai wabah kolera...hiohiho..
Setelah melalui masa-masa sulit, pada tahun 1997 dimana Steve Jobs kembali dan memimpin lagi singgasana apple dengan melakukan banyak perubahan, yg tersirat pada waktu itu adalah Apple siap mengguncang dunia.
to be continue.... The Apple Way - Part II
0 comments:
Post a Comment